Ruangguru Kantongi 22 Juta Pengguna Hingga Akhir 2020

1 min read

Ruangguru Kantongi 22 Juta Pengguna Hingga Akhir 2020

Ruangguru Kantongi 22 Juta Pengguna Hingga Akhir 2020 – Sejumlah perusahaan rintisan atau startup di Tanah Air gencar dikabarkan sedang mempersiapkan rencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau menjalankan aksi initial public offering (IPO). Bukalapak yang sudah berada di bisnis digital selama 11 tahun pun tidak menutup kemungkinan akan melakukan IPO.

“IPO merupakan salah satu opsi untuk bisa mendapatkan pendanaan secara umum, dan biasanya perusahaan-perusahaan teknologi di masa tertentu juga ingin IPO. Bagi kami opsi itu terbuka, dan kami selalu menyiapkan infrastrukturnya,” ungkap Rachmat dalam acara Temu Virtual Editor: Berkembang Bersama Bukalapak di 2021 pada Rabu (6/1/2020).

Ruangguru Kantongi 22 Juta Pengguna Hingga Akhir 2020

Kendati demikian, Rachmat enggan menargetkan waktu bagi Bukalapak untuk IPO. Sampai waktu itu tiba, katanya, Bukalapak akan terus melakukan persiapan. “Kami saat ini juga sudah mendapatkan investor kelas dunia, jadi kami akan memperkuat tata kelola, dan mempersiapkan berbagai hal,” tuturnya.

Ruangguru Kantongi 22 Juta Pengguna Hingga Akhir 2020

Bisnis Bukalapak sendiri terus mengalami pertumbuhan. Layanan e-commerce itu sejak 2018 hingga 2020 diklaim telah tumbuh 200 persen. Pertumbuhan EBITDA sejak November 2018 hingga November 2020 sebesar 80 persen.

Selain Bukalapak, startup lain yang dilaporkan tertarik untuk melakukan IPO adalah Gojek dan Tokopedia. Bahkan hasil penggabungan kedua perusahaan dilaporkan akan melakukan IPO di pasar Amerika Serikat dan Indonesia.

Menurut sumber Bloomberg, kedua perusahaan telah menandatangani lembar persyaratan terperinci untuk melakukan uji tuntas bisnis masing-masing (due diligence). Keduanya melihat potensi sinergi dan ingin menyelesaikan kesepakatan secepat mungkin dalam beberapa bulan mendatang.

Rencana kedua perusahaan mencatatkan saham di AS dinilai akan memberikan alternatif kepada investor global.

Ruangguru Kantongi 22 Juta Pengguna Hingga Akhir 2020

Sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban para pihak yang terdampak pandemi, pihaknya juga melaksanakan berbagai macam inisiatif sosial. Mulai dari Sekolah Online Ruangguru Gratis hingga memberikan akses kuota internet gratis selama mengakses layanan Ruangguru.

“Fungsi dan keberadaan produk, layanan, serta inovasi Ruangguru semakin relevan di tengah pandemi untuk sektor pendidikan mengingat para siswa, guru, dan pelaku pendidikan lainnya dituntut untuk belajar dari rumah,” tambahnya.

Direktur Produk & Kerja Sama Ruangguru Iman Usman menyampaikan, pemanfaatan teknologi pendidikan Ruangguru disambut positif oleh jutaan siswa dan guru sehingga Ruangguru memperoleh peringkat pertama sebagai aplikasi edtech di Indonesia yang paling dikenal dan sering digunakan oleh masyarakat.

“Ke depan, kami akan terus berinovasi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di tahun 2021 dan masa mendatang,” tutur dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *