Indonesia Jadi Medan Perang Google vs Alibaba

1 min read

Indonesia Jadi Medan Perang Google vs Alibaba

Indonesia Jadi Medan Perang Google vs Alibaba – Indonesia kini menjadi medan pertempuran antara raksasa teknologi Amerika Serikat seperti Google dan Facebook dengan raksasa teknologi China seperti Alibaba dan Tencent dimana hal ini terlihat getolnya perusahaan AS suntik startup unicorn Indonesia.

Selama 11 bulan ini terlihat raksasa teknologi AS mulai masuk ke Indonesia dengan memasukan dana yang besar dimana Facebook dan Paypal mengumumkan investasi di Gojek, Microsoft masuk Bukalapak dan Google jadi pemegang saham Tokopedia.

Indonesia Jadi Medan Perang Google vs Alibaba

Pada Startupunicorn indonesia raksasa teknologi China sudah lebih dulu menjadi investornya dan di Gojek ada Tencent dan Meituan Dianping Bukalapak ada Art Group serta Tokopedia ada Alibaba Group.

Indonesia secara khusus merupakan populasi internet terbesar ke empat di dunia yang memiliki banyak startup menarik dan merupakan pasar terbesar berdasarkan populasinya.

Indonesia Jadi Medan Perang Google vs Alibaba

Derasnya dana investor yang masuk ke indonesia ini ditunjukan oleh data Centro Ventures yang menyebutkan pada semester 1-2020 ada US $5,6 dana investor yang masuk ke Startup Asia Tenggara sebesar 74% diinvestasikan ke startup indonesia.

Derasnya aliran dana raksasa teknologi AS ke startup unicorn indonesia ini ditengarai sebagai cara untuk menghindari kegagalan uber yang tidak memahami kondisi pasar lokal sehingga akhirnya gulung tikar terulang kembali dimana startup indonesia tentu lebih paham kondisi pasarnya dibanding perusahaan asing.

Langkah ini telah lebih dulu diterapkan oleh perusahaan teknologi China dimana mereka menyadari pentingnya berinvestasi di perusahaan lokal dalam memastikan kehadiran jangka panjang di wilayah tersebut.

Indonesia Jadi Medan Perang Google vs Alibaba

Namun, meski begitu perusahaan amerika tetap berhati-hati dan sebagian besar berinvestasi di startup besar daripada di startup pemula.

Karena mereka benar benar konservatif, mereka tidak bertaruh seperti yang kita lihat Tencent, Alibaba melakukan investasi di perusahaan baru.

Ketika Alibaba masuk ke Tokopedia, Tencent Masuk ke Gojek itu lebih awal sebelum perusahaaan Amerika Serikat dimana ironisnya perusahaan AS lebih menghindari resiko.

Sengitnya pertempuran raksasa teknologi AS dan China di indonesia ini tak lepas dari potensi ekonomi digital indonesia, Google, Temasek, Bain & Company memprediksi ekonomi digital Asia Tenggara mencapai US$105 milliar dimana US$44 milliar disumbang ke indonesia.

Beberapa pihak berpendapat perusahaan teknologi china memiliki keuntungan yang menjadi investor pertama Asia Tenggara melalui investasi dan inisiatif berbasis internet seperti pembayaran seluler.

Nah, itu adalah beberapa informasi mengenai indonesia yang menjadi medan tempur bagi raksasa teknologi Amerika Serikat dan China kalian bisa dapatkan informasinya dari artikel Indonesia Jadi Medan Perang Google vs Alibaba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *