Grab dan Gojek Dikabarkan Akan Merger

1 min read

Grab dan Gojek Dikabarkan Akan Merger

Grab dan Gojek Dikabarkan Akan Merger – Grab dan Gojek ini dikabarkan tengah mencapai kesepakatan untuk menggabungkan bisnis mereka atau merger, jika benar demikian ini akan menjadi perkawinan dua perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara.

Mengutip dari laman Bloomberg pada hari kamis baik Grab maupun Gojek mulai melunak dengan perbedaan pendatap, meski beberapa bagian dari perjanjian masih perlu dinegosiasikan, menurut sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembicaraan ini bersifat pribadi.

Grab dan Gojek Dikabarkan Akan Merger

Detail akhir dari kesepakatan sedang dikerjakan oleh para pemimpin paling senior di kedua perusahaan, dengan partisipasi Masayoshi Son dari Softbank Group Corp dan investor utama Grab.

Grab dan Gojek Dikabarkan Akan Merger

Sumber tersebut mengungkap di bawah satu struktur dengan dukungan substansial, salah satu pendiri Grab Anthony Tan akan menjadi CEO dari entitas gabungan, sementara eksekutif Gojek akan menjalankan bisnis gabungan baru di indonesia dengan merek Gojek.

Terkait kabar merger ini perwakilan Grab, Gojek dan SoftBank menolak berkomentar tapi kesepakatan itu membutuhkan persetujuan regulasi dan pemerintah mungkin memiliki kekhawatiran antitrust tentang penyatuan dua perusahaan ride-haling tersebut.

Grab dan Gojek bertemputr sengit untuk bersaing dalam bisnis transportasi online, pengiriman makanan, dan pembayaran digital selama beberapa tahun terakhir.

Grab dan Gojek Dikabarkan Akan Merger

Investor mendorong mereka untuk menggabungkan kekuatan di seluruh Asia Tenggara guna mengurangi pembakaran uang tunai dan menciptakan salah satu perusahaan internet paling kuat di wilayah tersebut.

Grab yang hadir di delapan negara memiliki nilai lebih dari US $14 milliar sementara Gojek senilai US$ 10 milliar dimana telah hadir di indonesia, singapura, filipina, thailand dan vietnam.

Softbank mendorong kesepakatan sejak Masayoshi Son mengunjungi Indonesia pada Januari 2020, tetapi ia dikabarkan semakin frustasi dengan kurangnya kemajuan.

Persaingan dan bentrokan kepribadian antara para pemimpin kedua perusahaan telah menyebabkan negosiasi yang menemu jalan buntu di masa lalu, demikian menurut salah satu orang yang mengetahui pembicaraan tersebut.

Nah, apakah Gojek dan Grab akan benar-benar merger dan menjadi satu perusahaan besar untuk sarana transportasi? Tentunya hal tersebut masih menjadi rahasia karena informasi yang didapatkan masih abu-abu, akan tetapi kita akan terus memberikan informasi terkini mengenai startup yang ada di indonesia.

Tentunya kalian harus terus memantau mengenai artikel tentang startup yang setiap harinya akan kami up to date mengenai berita startup yang ada di indonesia salah satunya Grab dan Gojek Dikabarkan Akan Merger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *