Covid19 Bikin Anjlok Bisnis OTA

1 min read

Covid19 Bikin Anjlok Bisnis OTA

Covid19 Bikin Anjlok Bisnis OTA – Bisnis penjualan tiket perjalanan dan wisata lewat online travel agent atau biasa disebut OTA merupakan salah satu di antara sekian sektor yang paling terpukul akibat pandemi Covid-19 ini yang terjadi di indonesia dimana laporan dari Google, Temasek, Bain & Company juga memperlihatkan hal tersebut.

Bisnis Online Travel Agent ini di indonesia mengalami penurunan pertumbuhan yang signifikan hingga minus 68 persen dimana nilai total transaksi di sektor ini merosot dari sebelumnya yakni dari US$34 miliar sekitar Rp 482 triliun menjadi US$14 miliar atau setara 198 triliun di tahun 2020.

Covid19 Bikin Anjlok Bisnis OTA

 

Penurunan ini tentu dapat membuat sektor tersebut mengalami ketertinggalan dibanding e-commerce dan bisnis online media yang menikmati pertumbuhan dua digit di masa pandemi seperti sekarang ini.

Badan Pusat Statistik pada bulan september 2020 juga mencatat bahwa kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke indonesia ini terus mengalami penurunan hingga 89 persen dimana jika dibandingkan periode yang sama sebelumnya.

Covid19 Bikin Anjlok Bisnis OTA Namun Muncul Peluang Baru Untuk Asuransi Perjalanan

Terlepas dari kondisi atau dampak dari Covid-19 yang dihadapi oleh bisnis OTA tersebut tentu harapan atas pemulihan situasi juga disorot oleh laporan Google Temasek dimana hasil survey Bain & Company terhadap sejumlah responden menyebutkan dimana bahwa keinginan masyarakat untuk kembali melancong sangatlah tinggi ketika pandemi, namun faktor keselamatan nantinya menjadi alasan yang diprioritaskan dalam memilih produk perjalanan.

Ke depannya tentu konsumen lebih melihat reputasi resiko keselamatan dari destinasi wisata yang dituju dan bukan lagi sekedar ketertarikan harga diskon maupun fleksibelitas model pemesanan yang ditawarkan pengelola.

Tentu hal tersebut menunjukan bahwa pergeseran perilaku konsumen OTA lebih mawas terhadap resiko dalam setiap aktivitas perjalanan mereka dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Covid19 Bikin Anjlok Bisnis OTA

Menurut Bain & Company tentu situasi setelah pandemi akan menciptakan peluang bagi penawaran produk asuransi perjalanan dan pemanfaatan fitur paylater di platform layanan OTA yang terkait dimana suara optimisme semacan ini belakangan ditunjukkan beberapa pelaku OTA besar tanah air.

Misalnya traveloka, dimana perusahaan ini mengklaim berada di jalur pemulihan bisnis yang tepat agar bisa menuju profitabilitas karena kondisi tersebut tak lepas dari sumbangsih transaksi di dua negara yakni Thailand dan Vietnam yang berhasil mengendalikan persebaran pandemi di pertengahan tahun 2020.

Nah, itu adalah beberapa informasi yang telah kami berikan mengenai pandemi covid-19 yang berdampak pada bisnis OTA yang ada di indonesia, tentunya kalian perlu sangat membaca artikel yang terkait mengenai informasi di dunia terutama di indonesia salah satunya yaitu Covid19 Bikin Anjlok Bisnis OTA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *