Aplikasi Muslim Pro Bantah Jual Data ke Militer AS

1 min read

Aplikasi Muslim Pro Bantah Jual Data ke Militer AS

Aplikasi Muslim Pro Bantah Jual Data ke Militer AS – Aplikasi komunitas muslim asal singapura yaitu muslim pro membantah tuduhan yang menyebut perusahaannya telah menjual data pribadi para pengguna ke perantara yang kemudian menyerahkannya ke militer amerika serikat.

Dalam keterangan resmi dimana tim pengembang aplikasi yang telah menjangkau hampir 100 juta pengguna di 216 negara itu menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk melindungi juga mengamankan privasi para pengguna aplikasi Muslim Pro.

“Laporan media yang telah menyebutkan Muslim Pro telah menjual data pribadi penggunanya kepada militer Amerika Serikat merupakan hal yang tidak benar.” Kata Muslim Pro melalui akun Twitter.

Aplikasi Muslim Pro Bantah Jual Data ke Militer AS

Dugaan jual beli data pribadi pengguna oleh Muslim Pro ini datang ketika majalah online Motherboard melakukan penyelidikan menggunakan perangkat lunak analisis jaringan yang menunjukan bahwa aplikasi Muslim Pro yang berbasis Android atau iOs ini mengirimkan lokasi data pengguna ke X Mode endpoint yang data ini kemudian dibeli oleh militer AS.

Aplikasi Muslim Pro Bantah Jual Data ke Militer AS

Terkutip dari Aljazeera dimana X-Mode ini mengakui telah melacak 25 juta perangkat di AS setiap bulan juga 40 juta perangkat di tempat lain termasuk uni eropa, amerika latin dan asia pasifik tentu X Mode juga memberi tahu motherboard bahwa bisnisnya dengan militer AS bersifat internasional dan dimanfaatkan untuk tiga hal yaitu kontra terorisme, keamanan cyber dan prediksi hostpot covid-19 di masa depan.

Aplikasi Muslim Pro Bantah Jual Data ke Militer AS

Muslim Pro dalam keterangannya mengakui bekerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan data termasuk X-Mode tapi perusahaan menyatakan bahwa data yang dikelola bersifat anonim dan tidak mencantumkan informasi sensifit seperti nama, nomor telepon atau email dan mereka telah menghentikan kerja sama dengan seluruh pengelola data termasuk X-Mode setelah ramai pemberitaan ini.

Akibatnya akun Twiter Muslim Pro dihujani oleh kritik para pengguna, aksi uninstall dan permintaan pembatalan langganan fitur premium dari para pengguna aplikasi tersebut dan di indonesia aplikasi Muslim Pro telah diunduh lebih dari 50 juta kali pada playstore.

Nah, itu adalah informasi yang kami bisa sampaikan mengenai Muslim Pro yang saat ini sedang trending mengenai informasi yang tersebar yaitu Aplikasi Muslim Pro Bantah Jual Data ke Militer AS

Tentunya kita tidak boleh langsung menuduh tanpa ada bukti yang kuat, kita perlu untuk menyelidiki lebih dalam mengenai informasi yang tersebar luas di media sosial karena kita tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah, lebih baik mengambil sisi positifnya dari aplikasi yang kita gunakan yaitu bisa digunakan dengan baik untuk beribadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *