7 Tips Menjaga Kesehatan Ibu dan Anak di Dalam Kandungan

3 min read

 

Memiliki buah hati tentu saja adalah kebahagiaan tersendiri dalam sebuah pernikahan. Apalagi jika ibu dan bayinya bisa melahirkan dengan selamat. Karena itu, menjaga kesehatan ibu dan anak selama kehamilan menjadi sesuatu yang penting dan harus dijaga.

Pada intinya, menjaga kesehatan ibu yang sedang hamil dan anak dalam kandungan adalah dengan menjaga pola hidup yang sehat dan berimbang. Namun, untuk bisa menjalani pola hidup sehat, tentu saja ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Berikut ini adalah hal – hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga pola hidup yang sehat:

1 Makan Makanan Yang Bergizi

Ibu adalah satu – satunya sumber makanan dan nutrisi bagi janin. Karena itu, apapun yang dikonsumsi oleh ibu juga akan menjadi nutrisi yang didapatkan oleh janin. Menjaga pola makan dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan ibu dan anak yang berada dalam kandungannya.

Anda bisa memvariasikan makanan sehat bergizi tinggi sesuai dengan selera Anda. Melakukan variasi terhadap makanan yang dikonsumsi juga akan membuat Anda tidak mudah bosan dan lebih bisa menikmati makanan sehat yang Anda konsumsi. Dengan mengkonsumsi makanan sehat bergizi tinggi, kesehatan janin akan lebih terjaga dan kandungan Anda juga bisa menjadi lebih kuat.

Di samping itu, makanan sehat akan membantu ibu hamil mendapatkan stamina dan menghindari resiko komplikasi selama kehamilan. Berat badan ibu hamil juga bisa lebih terjaga sehingga ibu hamil bisa tetap sehat dan tidak terbebani dengan kehamilannya. Mengkonsumsi makanan sehat juga membantu ibu hamil memiliki suasana hati yang lebih stabil. Sehingga ibu hamil juga bisa lebih terhindar dari resiko depresi saat hamil.

Beberapa contoh makanan bergizi bagi ibu hamil adalah makanan kaya protein, vitamin C, kalsium, zat besi, lemak sehat, asam folat, dan lain – lain. Akan tetapi, usahakan untuk menghindarkan makanan seperti daging setengah matang, jeroan hewan, makanan cepat saji kaya lemak, ikan yang
kaya merkuri, dan lain – lain.

2 Meminum Vitamin Prenatal

Selain makanan bergizi, asupan nutrisi ibu hamil juga bisa disupport dengan mengkonsumsi vitamin prenatal. Konsumsi vitamin prenatal dapat memberikan nutrisi tambahan untuk janin. Biasanya, nutrisi yang didapat dari konsumsi vitamin prenatal adalah asam folat dan vitamin B.

Asam folat dan vitamin B sangat berpengaruh dalam perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi. Selain itu, asam folat dalam jumlah yang cukup juga bisa membantu mencegah bayi lahir dalam kondisi cacat.

Vitamin prenatal ini juga bisa dikonsumsi sejak sebelum hamil. Akan tetapi, untuk mengetahui jenis vitamin prenatal yang benar – benar Anda butuhkan, Anda bisa mengkonsultasikannya ke dokter terlebih dahulu.

Beberapa orang ada yang merasakan mual saat mengkonsumsi vitamin prenatal. Jika Anda mengalami hal ini, Anda bisa mensiasatinya dengan mengkonsumsi vitamin tersebut pada malam hari. Atau dengan mengunyah permen karet saat rasa mual mulai datang.

3 Melakukan Olahraga Secara Rutin

Kondisi hamil bukan berarti Anda jadi tidak perlu berolah raga. Justru pada saat hamil, Anda perlu rutin berolah raga untuk menjaga kesehatan. Olah raga rutin dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan oksigen dalam tubuh, memperkuat otot, serta mengurangi rasa stress pada saat hamil.

Di samping itu, melakukan olah raga secara rutin juga dapat mendukung kecerdasan bayi bahkan sejak masih berada dalam kandungan. Karena itu, Anda perlu menyempatkan diri untuk berolah raga setidaknya selama 30 menit setiap harinya. Tidak harus olah raga berat. Kegiatan fisik seperti jalan santai, renang, atau yoga bisa jadi pilihan olah raga saat hamil.

4 Berhenti Merokok dan Minum Alkohol

Apa yang dikonsumsi ibu selama hamil akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan janin selama di kandungan. Karena itu, menjaga asupan selama hamil menjadi satu hal yang penting dilakukan oleh ibu hamil.

Selama 9 bulan, ibu hamil perlu menghindari konsumsi minuman beralkohol dan juga berhenti merokok. Selain menjaga kesehatan janin, berhenti merokok dan konsumsi alcohol juga dapat menurunkan resiko keguguran selama hamil.

Sebaliknya, ibu yang tetap merokok dan mengkonsumsi alcohol selama kehamilan memiliki resiko yang lebih besar untuk melahirkan bayi secara premature, lahir cacat, lahir mati, ataupun lahir dengan berat badan rendah.

5 Menjaga Berat Badan Sehat

Makan makanan bergizi selama hamil adalah anjuran bagi setiap ibu. Selain dapat menjaga kesehatan ibu hamil. Mengkonsumsi makanan bergizi secara teratur juga membantu menambah berat badan saat hamil agar bisa mencapai berat badan ideal.

Biasanya, ibu yang sedang hamil akan dianjurkan untuk meningkatkan berat badan sekitar 11,5 hingga 16 kilogram selama hamil. Sedangkan jika sebelum hamil Anda memang memiliki badan yang cenderung kurus, Anda akan dianjurkan untuk menambah berat badan sekitar 13 hingga 18 kilogram.

Penambahan berat badan selama hamil berkaitan dengan status gizi ibu selama hamil dan juga perkembangan bayi di dalam kandungan. Idealnya, ibu hamil disarankan untuk menambah konsumsi makanannya hingga 300 kalori per hari.

Akan tetapi, frekuensi dan porsi makannya juga harus diperhatikan agar tidak menjadi berlebihan. Anda bisa meminta saran dari dokter kandungan agar bisa mengetahui atau mendapatkan saran mengenai pola makan yang sehat untuk Anda dan janin.

6 Konsumsi Air Putih dalam Jumlah yang Cukup

Air adalah salah satu hal yang penting bagi tubuh. Memiliki asupan air minum dalam jumlah yang cukup dapat membantu melancarkan aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh. Termasuk juga aliran darah menuju ke Rahim yang akan diterima oleh janin.

Mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup juga membantu menjaga system imun ibu hamil agar lebih terhindar dari berbagai masalah kesehatan. Seperti dehidrasi, sembelit, anemia, wasir, atau infeksi saluran kemih.

Jumlah air minum standar yang dianjurkan adalah sekitar 8 hingga 10 gelas air minum per hari. Bagi beberapa orang, jumlah ini memang terasa cukup banyak dan membosankan. Sebagai alternative, Anda juga bisa menambahkan potongan lemon, strawberry, atau jeruk nipis agar terasa lebih segar.

7 Rajin Mencuci Tangan

Meskipun jarang diperhatikan, mencuci tangan juga perlu dilakukan dan dijadikan kebiasaan. Baik selama hamil, setelah hamil, bahkan bagi ibu yang sedang tidak mengalami kehamilan. Tangan adalah bagian tubuh yang paling sering melakukan kontak dengan berbagai benda. Sehingga, resiko bakteri yang ada di tangan juga lebih besar.

Sering mencuci tangan, membantu Anda membunuh kuman dan bakteri pembawa penyakit. Termasuk juga kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan resiko bayi cacat lahir. Karena itu, usahakan Anda sering melakukan cuci tangan. Khususnya pada saat sebelum dan sesudah makan,
sebelum dan sesudah masak, sesudah memegang barang di tempat umum, juga setelah dari toilet.

Nah, itulah 7 tips menjaga kesehatan ibu dan anak selama kehamilan yang perlu Anda ketahui. Dengan mengetahui hal tersebut, Anda bisa lebih menjaga diri dan juga janin Anda sehingga proses kehamilan jadi terasa lebih ringan.

Tumor Pada Bayi Informasi Lengkap Penyakit Kronis Ini

Penyakit tumor bisa menyerang siapa saja, tua maupun muda. Tak terkecuali juga bayi. Penyakit tumor bisa menyerang bayi Anda kapan saja tanpa mengenal waktu....
cintanyadoi
7 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *