5 Start Up Tutup Layanan Akibat Pandemi Corona

1 min read

5 Start Up Tutup Layanan Akibat Pandemi Corona

5 Start Up Tutup Layanan Akibat Pandemi Corona – Start Up yang menutup layanan bergerak di bidang yang diminati saat pandemi corona dan investor juga mengungkapkan alasan start up tersebut bangkrut.

Pandemi corona ini memukul banyak sektor ekonomi termasuk start up dimana setidaknya ada lima perusahaan rintisan yang menutup layanannya akibat pandemi corona dan tidak hanya start up saja banyak sekali dampaknya pada usaha lainnya.

5 Start Up Tutup Layanan Akibat Pandemi Corona

Start up mana saja yang tutup layanana akibat pandemi corona? Berikut ini ialah beberapa informasi yang kalian bisa dapatkan mengenai start up yang tutup akibat pandemi corona.

5 Start Up Tutup Layanan Akibat Pandemi Corona

Kelima start up tersebut diantaranya adalah sorabel, eatsy, stoqo, hooq, dan airy rooms dimana perusahaan sejenis hooq yakni iflix mengalami kesulitan dari sisi keuangan di tengah pandemi covid19.

Padahal layanan video on Demand atau VoD ini diminati selama pandemi virus corona begitu juga dengan aplikasi pemesanan makanan seperti yang disediakan Eatsy dimana platform e-commerce seperti stoqo dan sorabel pun diminati selama pandemi.

Diketahui Gojek menutup layanan GoLife dan GoFood Festival pada bulan lalu namun decacorn tanah air ini masih beroperasi dan bahkan mendapatkan pendanaan pada awal 2020 dimana perusahaan penyedia layanan on demand itu juga meluncurkan layanan baru yaitu GoServices.

Sedangkan sorabel ini dikabarkan menutup layanannya secara penuh pada bulan lalu dimana perusahaan ini menyasar segmen menengah ke bawah, tapi sebagian masyarakat pada semgen ini terpukul pandemi virus corona.

5 Start Up Tutup Layanan Akibat Pandemi Corona

Lalu eatsy menghentikan operasionalnya di indonesia sejak april dimana perusahaan mengatakan pandemi berpengaruh terhadap semua lini bisnis dimana start up ini merupakan layanan pemesanan makanan asal singapura.

Selanjutnya stoqo atau start up e-commerce dengan model bustness to bustness yang berhenti juga beroperasi dimana perusahaan penyedia layanan VoD Hooq pun menutup layanannya pada 30 april.

Pesaingnya yakni Iflix juga tertekan di tengah pandemi Covid-19 dimana perusahaan teknologi asal Tiongkok, Tencent juga menyatakan telah membeli iflix dan kemudian perusahaan operator jaringan hotel murah alry juga menghentikan operasionalnya di indonesia secara permanen dimana ini dilakukan karena perusahaan terpukul pandemi corona.

Bagaimana? Sekarang kalian sudah tahu bukan mengenai start up yang menutup layanannya akibat pandemi corona dan kalian bisa dapatkan informasi mengenai start up tersebut ialah sebagai berikut yaitu di 5 Start Up Tutup Layanan Akibat Pandemi Corona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *